Aku
terbuat dari kelembutan hati. Sejak pertama kali aku sudah mengabdi. Menjadi
budak cinta yang telah lama mati. Terkadang aku terlalu egois dengan diriku
sendiri. Tak pelak engkau terus membenci. Partikel cinta yang terbentuk dari
batu alami. Sejak pertama kali bertemu sembari melihat warna-warni pelangi. Kau
datang membawa bunga melati. Dan harumnya semerbak mewangi.
Sejak
saat itu engkau pergi dan tak pernah kembali. Hanya ada satu kata di dalam
hati. Kau sungguh wanita yang baik hati. Engkau sangat menghargai keputusan
ini. Aku dan dirimu melebur menjadi satu seperti api. Aku tak kuat menahan
amarahnya ini. Kutuliskan sajak cinta agar dirimu mengerti
Serahkan semuanya kepada sang ilahi. Kalau memang jodoh gak akan bisa terganti.
Aku dan dirimu bagaikan langit dan bumi. Meskipun jarak memisahkan hati. Namun
aku yakin kerinduan ini akan selamanya terpatri.


Comments
Post a Comment