Aku
mencintaimu karena prasangkaku kepadaNya. Aku tak mengerti apa itu artinya
cinta. Namun, aku bisa merasakan apa itu cinta. Sebuah gelombang bercampur
cahaya yang terkoneksi dengan ruang dan waktu. Hedonisme yang memuncak dari
hilir sampai ke muara. Bayangan cinta yang semakin membara. Antara wujud yang
satu dengan yang lainya. Mereka saling menatap dan berinteraksi tanpa kata.
Saat
malam tiba, aku terjebak ke dalam puing-puing bayangan. Sebuah bayangan yang
berisikan partikel cinta. Aku membisu dan hanya bisa membiarkan perasaanku
berhalusinasi. Tiba-tiba datanglah seorang wanita cantik berkerudung putih
memakai minyak wangi. Aku terkejut dan terbangun dari sebuah mimpi. Apakah dia
jodohku yang aku impi-impikan selama ini?. Hatiku semakin bergejolak dengan
peluh keringat membasahi tubuh.
Aku
tak tahu kemana lagi harus mencari. Hanya sebuah angan yang tak pasti. Sebuah
rekaan yang bisa menjadi ujian besar bagiku. Di tengah malam aku menggelar
sajadah dan bermunajat kepadaMu. Jika memang dia jodohku, maka dekatkanlah
kepadaku. Dan jika itu rayuan setan maka campakkanlah dari hatiku untuk
selama-lamanya.


Comments
Post a Comment