Biarkan
langit dan bumi yang menjadi saksi. Sebuah kata cinta tak cukup untuk seorang
buruh tani. Peluh keringat membasahi pipi. Aku rela melakukan apapun demi sang
buah hati. Tangis dan tawamu menjadi obat pelipur hati. Terkadang engkau
meronta-ronta meminta air asi. Sedangkan ibumu sudah lama pergi. Akulah yang
merawat dirimu seorang diri.
Jangan
menangis wahai sang buah hati. Ayahmu pasti akan kembali. Tidurlah dengan
sejuta mimpi. Suatu saat engkau akan mengerti betapa beratnya kehidupan ini.
Jadilah dirimu menjadi anak yang berbakti. Jangan menganggap remeh sebuah
mimpi. Yakinlah masa depan indah akan menanti.
Hujan
gerimis sudah menanti. Tubuhku basah kuyup membawa sepotong roti. Badanku
menggigil namun aku tak peduli. Rasa sakit yang aku rasakan sejenak hilang
ketika berjumpa dengan sang buah hati. Makanlah sepotong roti ini. Tersenyumlah
dan jangan menangis lagi.


Comments
Post a Comment