Aku melamun
Melihat awam manyun
Tak tahu kenapa kelihatan sedih
Apakah memang luka ini sangatlah perih
Terbaring aku dalam kamar tidur
Melihat atap rumah semakin rindu
Ku sangka ini hanya gurauan
Namun sungguh tak ku hiraukan
Lembah kehidupan akan ku daki
Demi merajut asa sampai mati
Berkarya demi bangsa ini
Yang kaya dengan sumber daya alami
Suatu senja di sore hari
Terlihat nenek tertatih membawa kayu bakar
Keringat keluar bagiakan deras air hujan
Yang tak kenal lelah menggapai masa depan
Burung - burung terbang pulang ke sangkar
Berharap sang anak menunggu makanan
Sama seperti kehidupan kita
Menunggu kebaikan demi kebaikan
Melihat awam manyun
Tak tahu kenapa kelihatan sedih
Apakah memang luka ini sangatlah perih
Terbaring aku dalam kamar tidur
Melihat atap rumah semakin rindu
Ku sangka ini hanya gurauan
Namun sungguh tak ku hiraukan
Lembah kehidupan akan ku daki
Demi merajut asa sampai mati
Berkarya demi bangsa ini
Yang kaya dengan sumber daya alami
Suatu senja di sore hari
Terlihat nenek tertatih membawa kayu bakar
Keringat keluar bagiakan deras air hujan
Yang tak kenal lelah menggapai masa depan
Burung - burung terbang pulang ke sangkar
Berharap sang anak menunggu makanan
Sama seperti kehidupan kita
Menunggu kebaikan demi kebaikan

Comments
Post a Comment