Dua cemara

Semenjak aku pergi
Kebunku tak ada lagi
Berubah menjadi gedung yang tinggi
Sirna sudah taman indah di dalam hati

Dua cemara
Hilang entah kemana
Dulu engkau bahagia
Tapi kini sangat menderita

Dialah manusia
Tapi bukan manusia
Merebut hak tanpa iba
Rakyak miskin semakin merana

Gusurlah tanahku
Tapi jangan tebang dua cemaraku
Disana tinggal burung berwarna biru
Sayapnya yang indah membuatku rindu

Dua cemaraku yang malang
Kutuklah para kontraktor yang tak punya hati
Dua cemaraku yang indah ku tunggu engkau datang
Tumbuhlah kembali menjulang tinggi

Comments