Wajahmu bersinar
Penuh dengan keceriaan
Kau begitu sabar
Teringat masa lalu yang terpendam
Seribu air mata telah aku curahkan
Tak ada guna tiada daya
Mungkinkah aku bertemu bunga idaman
Yang selama ini tertipu dengan namanya cinta
Kenapa bisa secepat ini
Kau pergi tinggalkan aku
Belum sempat aku memberi
Kebahagiaan kepada sang ilahi
Datanglah engkau ke dalam mimpiku
Temani aku saat bahagia dulu
Melepas kangen bersama ibu
Walau hanya semalam aku sangat rindu
Ayah
Sudah lama tak terdengar kabarmu
Ku harap engkau disana masih tersenyum
Melihat anak - anakmu yang sudah besar
Ayah
Ku titipkan salam rinduku kepada tuhanku
Semoga engkau bahagia di surga
Akan ku tunggu ayah disana sampai bertemu lagi
Janganlah bersedih
Ini sudah menjadi takdir sang ilahi
Berikan senyuman dalam hati
Agar kelak menjadi orang yang berbakti
Penuh dengan keceriaan
Kau begitu sabar
Teringat masa lalu yang terpendam
Seribu air mata telah aku curahkan
Tak ada guna tiada daya
Mungkinkah aku bertemu bunga idaman
Yang selama ini tertipu dengan namanya cinta
Kenapa bisa secepat ini
Kau pergi tinggalkan aku
Belum sempat aku memberi
Kebahagiaan kepada sang ilahi
Datanglah engkau ke dalam mimpiku
Temani aku saat bahagia dulu
Melepas kangen bersama ibu
Walau hanya semalam aku sangat rindu
Ayah
Sudah lama tak terdengar kabarmu
Ku harap engkau disana masih tersenyum
Melihat anak - anakmu yang sudah besar
Ayah
Ku titipkan salam rinduku kepada tuhanku
Semoga engkau bahagia di surga
Akan ku tunggu ayah disana sampai bertemu lagi
Janganlah bersedih
Ini sudah menjadi takdir sang ilahi
Berikan senyuman dalam hati
Agar kelak menjadi orang yang berbakti

Comments
Post a Comment