Angin malam menghembuskan nafas terakhirnya di sebuah negara yang pernah menjadi tempat tinggalnya , semerbak harum bunga melati memberikan aroma kesejukan dalam jiwa , alunan ayat - ayat cinta bergolora di dalam dada , menatap indahnya langit mesir di atas pesawat , sungguh luar biasa ciptaan dari yang maha kuasa , Akhirnya setelah kurang lebih sebelas jam di dalam pesawat , tibalah ananda firman di bandara soekarno hatta , sungguh pengalaman yang tak bisa dia lupakan, seperti berada di alam mimpi bisa terbang mengitari langit sampai sejauh ini , akhirnya tiba di tanah ibu pertiwi , tanah yang indah bak permata surga , kekayaan alamnya tak ada yang menandinginya , rimbun pepohonan sejukkan jiwa , burung - burung yang indah berterbangan di langit luas, firman sangat bahagia bisa tinggal di negara indonesia , yang penuh dengan kedamaian , keindahan alamnya , keramahan rakyat penduduknya yang sampai saat ini tidak ada negara yang seramah dengan negara indonesia.
Langkah kaki berjalan mengarungi samudera kehidupan , sejenak membayangkan kisah masa lalu yang pernah dia rasakan , pemuda yang satu ini memang beda dengan seorang pemuda pada zaman sekarang secara umumnya , dia selalu membawa catatan kecil yang selalu dia bawa kemanapun akan pergi , setiap peristiwa apapun yang terjadi pasti dia akan menuliskanya pada catatan kecil yang selalu dia bawa, hari ini merupakan hari yang paling istimewa buat si firman , kebetulan setelah sampai di bandara soekarno hatta , si firman ingat kalau dulu dia pernah mempunyai seorang teman yang berasal dari jakarta namanya afriansyah , saat itu firman langsung menelpon afriansyah agar bisa mengantarkanya dia pulang ke semarang.
"Assalamualaikum wr.wb" ucap firman
"Wa'alaikumsalam wr. wb , mohon maaf ini dengan siapa ya.?" ucap si afri yang sudah mulai lupa dengan suara temanya sendiri.
"Ini aku firman ?"ucap firman
"Subhanallah , kemana aja lho gak ada kabar",
"Aku barusan pulang kuliah dari mesir , sekarang posisiku berada di jakarta"
" kenapa gak mampir sekalian aja ke rumahku , ente posisi dimana , biar aku jemput"
"Aku sekarang masih di bandara".
Inilah kelebihanya kalau kita punya banyak teman , jika kita punya banyak teman apalagi yang tempatnya menyebar luas hingga pelosok nusantara , maka di saat kita pergi entah kemana , pasti ada rumah teman kita yang berada di daerah tersebut dan kita bisa bersilaturahmi ke rumahnya , sesampainya di rumah si afri, firman merasakan ada suatu hal yang membuat dia merinding ketika melihat tetangga si afri yang tinggal di rumah kardus , dan disana terdapat seorang anak kecil yang tak mempunyai seorang ayah , anak kecil tersebut tinggal bersama ibunya yang bekerja sebagai penjual jamu gendong , melihat kejadian seperti ini firman sangat tersentuh dan berlinangan air mata , hingga saat malam tiba firman datang ke rumah kardus tersebut dan memberikan uang kepada anak kecil tersebut.
Esok pagi telah tiba , kini saatnya firman harus pamit karena harus melanjutkan perjalananya lagi menuju ke kota semarang , sungguh pengalaman yang luar biasa ketika bisa bertemu orang - orang yang sedang kesusahan di terpa kemiskinan yang berada di kota metropolitan ini.
"Hai afri , setelah sarapan pagi ini, antarkan aku ke terminal pulo gadung ya.?" ucap firman
"Ok , tenang aja , habisin dulu makananya jangan tergesa - gesa , enak gak masakan ibuku.? " ucap afri.
"Iya enak , pasti ini masakan khas betawi kan.? , Oh iya , aku terimakasih banyak ya kepada kamu , maaf kalau kedatangan saya kesini merepotkan kamu" ucap firman
"ha ha ha , tenang aja an , aku malah senang kalau ada teman yang main ke rumahku , kapan - kapan kalau di jakarta , sempetin main ke rumahku lagi ya.?" ucap afri sambil tersenyum.
"Iya afri , InsyaAllah".
Terlihat keramaian kota metropolitan yang super sibuk , sampailah firman di terminal pulo gadung jakarta , perjalanan dia lanjutkan lagi menuju kota semarang dengan naik bus nusantara , di sepanjang jalan firman membayangkan cerita masa lalu saat dia masih tinggal di asrama pondok , akhirnya setelah beberapa lama di dalam bus , firman mulai lelah dan rasa kantuk itu datang sehingga membuat dia tertidur pulas ,
Bersambung.

Comments
Post a Comment