Balada Burung Cendrawasih

Sebening embun di lautan
Seputih kertas di dalam tinta
Tatkala pagi menjadi malam
sang rembulan menangis di dalam sangkar

Sudah lama tak mendengar suara api
berkobar menyala sambil menari
kaki kaki telanjang berbaris rapi
tebarkan pesona burung cendrawasih

Namun sayang seribu sayang
mereka sudah lama pergi dan tak akan kembali
ketika ribuan serigala datang di tanah ini
Menggali emas demi kepentingan pribadi

Comments